Pengumpan:
Tulisan
Komentar

Sudah lama saya sering lihat fungsi “copy-flat” di Simatic WinCC, tapi selama ini belum tertarik untuk mengetahuinya.

Selama ini untuk duplikat screen cukup gunakan copy-pasti dan semua konten screen di duplikat kumplit dengan tag-nya. Ini bisa dilukan didalam satu project ataupun beda project.

Beberapa hari ini ada pekerjaan yang membutuhkan duplikat screen tapi hanya sekedar tampilan screen berikut object-nya tanpa perlu duplikat tag-nya. Karena jika kita duplikat tag-nya ada kemungkinan tag-nya menjadi double. double tag akan merugikan karena jumlah tag akan menentukan lisensi yang diperlukan dan otomatis semakin banyak tag semakin mahal biaya lisensi-nya.

Nah dengan fungsi “flat copy” dan “replace” akan menghindari terjadinya hal ini.

End of Part Two

bismillahi arrohman arrohim

Inilah akhir dari babak terbaik dari kehidupan saya yang dimulai ketika saya beranjak dari Bandung menuju Pangkalan Kerinci-Riau pada tanggal 13 Desember 1996.

Mulai saat itu segalanya berubah. Berbagai macam hal saya lalui, pengalaman, pengetahuan dan persaudaraan disana akan sangat membekas dalam kehidupan ini.

Sering kali saya mengambil keputusan yang salah dalam kehidupan ini, akan tetapi untuk bergabung dengan PT.RAPP ternyata pilihan terbaik bagi saya untuk meraih pencapaian hidup ini. Bukan hanya untuk permasalahan karir dan materi, akan tetapi ada hal yang boleh jadi tidak saya dapatkan ditempat lain. Yakni pengalaman hidup beragama, bersosial dan menjalin hubungan yang baik dengan sesama walaupun mempunyai later belakang, suku, agama yang berbeda.

Di Pangkalan Kerinci ini saya mempunyai “kehidupan” yang nyaris sempurna, baik di tempat kerja, tempat tinggal dan lebih-lebih “hidupnya hati” ketika besama-sama menjalankan sholat berjamaah. Oleh karena itu saya mengajak kepada kaum muslimin di Riau Kompleks ini agar tetap menjaga sholat berjamaah karena disinilah “kehidupan yang sesungguhnya”, dan mari kita ajak saudara-saudara yang lainnya agar merasakan “kenikmatan” ini. Kalaulah bukan karena hal ini mungkin saya sudah tinggalkan Pangkalan Kerinci jauh-jauh hari sebelum saat ini.

Hari ini, terakhir kalinya saya bekerja di perusahaan tercinta. Bercampur rasa suka dan duka, setelah sekian lamanya kita bersama lalui hari dan jalani masa. Tentunya banyak dari perkataan, perbuatan dan tingkah laku saya dan keluarga tidak berkenan dihati rekan-rekan semua. Oleh karena itu saya dipenghujung hari ini mohon di maafkan agar kiranya dapat memudahkan hisab saya di yaumul akhir nanti. Jika masih ada tanggungan yang harus saya tunaikan, silahkan menghubungi saya kapan saja (lihat kontak dibawah).

Kemudian pada kesempatan ini saya juga ingin mengungkapkan rasa terima kasih kepada rekan-rekan semua atas bantuan, nasihat dan kerjasama yang selama ini saya rasakan dari rekan-rekan semua. Semoga Alloh Subhanahu Jalla Wa Alla memberikan balasan yang berlipat. Terkhusus kepada

Atasan saya Pak Sugiono, Pak Mohan, Pak Dhalmazius, Pak Swapan Guha dan Pak Andy Reyes. Terima kasih atas motivasi, kesempatan dan kepercayaan yang diberikan selama ini.

Rekan-rekan di RAK Electrical, terima kasih atas dukungan dan kerjasamanya. Kalian adalah “most valuable team” di RAK.

Rekan-rekan di RAK Maintenance, kita adalah keluarga besar dan saya berbangga dengannya.

Rekan-rekan di Production dan Finishing, terima kasih atas kepercayaannya.

Kaum Muslimin jama’ah Masjid At-Taqwa, disinilah kehidupan saya yang sesungguhnya. Disinilah taman-taman surga digelar yakni majelis ilmu, maka barangsiapa yang mendengarnya maka singgahlah. Terima kasih kepada pengurus BKM dan jajarannya juga Imam kita Ustadz Saifulloh hafizahulloh (semoga Alloh menjaganya).

Para tetangga saya, Pak Suhatri, Pak Paimun dan lainnya. Tetangga yang baik adalah salah satu kenikmatan dunia.

Dan rekan-rekan lainnya yang luput dari ingatan saya, sekali lagi terima kasih dan mohon maaf atas segala kesalahan.

Besok, hari baru saya jalani. Apakah dia membahagiakan atau menyengsarakan, saya tidak tahu. Mudah-mudahan Alloh Jalla Wa Alla tumbuhkan rasa syukur pada diri saya jika dia membahagiakan, dan jika sebaliknya mudah-mudahan Dia berikan kesabaran.

Mudah-mudahan rekan-rekan semua masih sudi kiranya tetap menjaga kontak dengan saya sehingga berkurang rasa sedih ini.

Hanya satu yang menghibur hati ini, yakni sabda Rosululloh Alaihi Sholatu wassalam bahwa diakhirat nanti kita akan dikumpulkan bersama orang-orang yang kita cintai. Maka saksikanlah bahwa saya mencintai kalian, dan mudah-mudahan kalian mencintai saya.

dedi supriadi dan keluarga

cepdedi@gmail.com

http://seninmalam.wordpress.com

0812 766 94230

alamat sementara:
Jl. ‘Amar bin Yasir
Komp. Griya Cempaka Arum
Blok C1 No. 16 RT 04/07
Kel. Rancanumpang
Kec. Gedebage
Bandung 40613

English version by Google Translte with litle bit changing

Bismillahi arrohman arrohim

This is the end of the best rounds of my life that began when I moved from Bandung to Kerinci, Riau Base on December 13, 1996.

From that moment everything changed. Various kinds of things I went through, experience, knowledge and brotherhood there would be burned into this life.

Often times I take the wrong decision in this life, but to join the PT.RAPP was the best option for me to achieve their life. Not only for career issues and materials, but there are things that I might not get elsewhere. That is the experience of religious life, social live and establish good relationships with fellow despite having back later, tribes, religious groups.

At the base of this Kerinci I have “life” is almost perfect, both in the workplace, place of residence and the more “life care” when both run besama pray. Therefore, I urge the Muslims in Riau complex is to maintain pray because this is where “real life”, and let us take the other brothers in order to feel “pleasure” of this. Even if it were not for this I might have left Base Kerinci far-distant days before today.

Today, the last time I worked at the company’s beloved. Mixed sense of joy and sorrow, after so long we live together through the days and times. Certainly many of the sayings, deeds and behavior my family and I have no pleasure in the hearts of all colleagues. Therefore today we would beg the pardon in order to facilitate my reckoning at the end  of this life. If there is still a pledge shall I exert, please contact me at any time (see contact below).

Later on this occasion I would also like to express my gratitude to all colleagues for the help, advice and cooperation during this I feel from all colleagues. May Allah Subhanahu Wa Jalla Alla reward is doubled. Especially to

My boss Mr. Sugiono, Mr. Mohan, Mr. Dhalmazius, Mr. Swapan Guha and Mr. Andy Reyes. Thanks for the motivation, opportunity and trust given so far.

Fellow in RAK Electrical , thanks for the support and cooperation. You guys are the “Most Valuable Team” in RAK.

Colleagues in RAK Maintenance, we are a big family and I am proud of them.

Fellow in Production and Finishing, thank you for your trust.

Muslims jama’ah At-Taqwa mosque, is where my real life. This is where the gardens of paradise held the assemblies of science, then whoever heard it then Stop. Thanks to the management and staff also BKM  and Imam Ustadz Saifulloh hafizahulloh (may Allah guard him).

My neighbors, Mr. Suhatri, Mr. Paimun and others. A good neighbor is one of the pleasures of the world.

And other colleagues who escaped from my memory, once again thank you and apologize for any mistakes.

Tomorrow, a new day I live. Is he happy or miserable, I do not know. Hopefully Allah Jalla Wa Alla gratitude grow on me if he’s happy, and if vice versa hopefully give me “patience”.

Hopefully colleagues would all still willing to keep contact with my grief was so reduced.

Only one consolation is, that word Rosululloh Alaihi Sholatu wassalam that Hereafter we shall be collected together with the people we love. Then bear witness that I love you, and hopefully you guys love me.

Dedi Supriadi and family

cepdedi@gmail.com

http://seninmalam.wordpress.com

0812 766 94 230

temporary address:
Jl. ‘Amar bin Yasir
Comp. Griya Cempaka Arum
Block No. C1. 16 RT 04/07
Kel. Rancanumpang
Kec. Gedebage
Bandung 40 613

Saudaraku…kampung bapak kita yakni Adam alahissalam banyak mempunyai nama, akan tetapi dia adalah satu tempat. Maka kenalilah dia agar kerinduan kita akan pulang ke kampung akhirat lebih terasa dekat. Karena sebagaimana pepatah “tak kenal maka tak sayang”. Al-Imam Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah didalam kitabnya “Hadil Arwaah ila biladil Afraah” yang dalam terjemahannya “Tamasya ke Surga” menyebutkan 12 nama surga yakni:
1. Al-Jannah (Surga)
2. Darus Salam (Negeri penuh kesejahteraan)
3. Darul Khuldi (Negeri abadi)
4. Darul Muqamah (Tempat kediaman)
5. Jannatul Ma’wa (Surga tempat tinggal)
6. Surga Aden
7. Darul Hayawan (Negeri yang sesungguhnya)
8. Firdaus
9. Jannatun Na’im (Surga kenikmatan)
10. Al-Maqam Al-Amin (Tempat yang aman)
11. Maq’ad Sidq (Tempat yang disenangi)
12. Qadam Sidq (Pijakan yang disenangi)

Dalam Shahih Bukhari dan Shahih Muslim, disebutkan hadits dari Abdullah bin Mas’ud Radhiyallohu ‘anhu, bahwa Rasulullah Shalallohu ‘alaihi Wassalam bersabda (artinya) “Sesungguhnya aku tahu siapa penghuni neraka yang paling akhir keluar dari neraka dan penghuni surga yang paling akhir masuk surga. Dialah orang yang keluar dari neraka dengan merangkak. Allah berfirman kepadanya, ‘Pergilah ke surga dan masuklah kedalamnya!’ Orang tersebut bergegas pergi ke surga dan tergambar dalam pikirannya bahwa surga telah penuh sesak. Iapun mengurungkan niatnya dan pulang menghadap Allah. Katanya,’Tuhanku, aku dapati surga telah penuh!’. Firman Allah,’Pergilah ke surga!Sesungguhnya Engkau berhak atas nikmat sebesar dunia dan tambahan sepuluh kali lipat yang sama dengannya!’.Kata orang tersebut,’Tuhanku, apakah Engkau meledekku dan mentertawakanku padahal Engkau Raja Diraja?’.Kata Abdullah bin Mas’ud,”Kulihat Rasulullah Shalallohu ‘Alaihi Wassalam tertawa hingga gigi gerhamnya terlihat.” Sabda beliau,”Itulah derajat penghuni surga yang paling rendah kelasnya.”

“Pada suatu hari setelah iqamah, Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Sallam berkata, “Wahai manusia, sesungguhnya aku adalah imam kalian. Oleh karena itu, janganlah kalian mendahuluiku dalam ruku’ dan sujud. Kalian jangan mengangkat kepala sebelumku, karena sesungguhnya aku bisa melihat kalian dari depan dan belakangku.  Demi Dzat yang jiwaku berada didalam genggaman Tangan-Nya, jika kalian melihat apa yang aku lihat, pasti kalian tertawa sedikit dan sering menangis. ‘Para sahabat bertanya, ‘Apa yang baginda lihat wahai Rasulullah?’ Para sahabat bertanya, ‘Apa yang baginda lihat wahai Rasulullah?’ Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Sallam bersabda, ‘Aku melihat surga dan neraka’.”  - dalam Shahih Muslim dari Anas bin Malik – (Ibnu Qayyim Al-Zaujiyyah, Tamasya Ke Surga, Darul Falah, Cetakan ketujuh, hal13)

Segala puji hanyalah milik Allah Tabaroka wa Ta’Ala, puji-pujian yang mengandung keagungan hanyalah milik-Nya, Tidaklah layak kita sandangkan pujian tersebut kepada selain-Nya.

Sholawat dan Salam semoga Allah Tabaroka wa Ta’Ala curahkan kepada Rosulullah, kepada keluarganya, para sahabatnya, generasi terbaik ummat Islam dan kaum Muslimin yang berpegang teguh dengan Sunnahnya disegala tempat dan zaman.

Ibnu Qoyyim Al-Jaujiyyah Rahimahullah pernah menulis sebuah buku yang didalam edisi terjemahannya berjudul “Taman Orang-Orang Jatuh Cinta dan Memendam Rindu”. Buku ini mengandung banyak faedah yang saya berharap anda semua berkesempatan membaca dan menelaahnya.

Berangkat dari buku inilah saya ingin berbagi dengan anda yang juga memendam rindu pulang ke kampung akhirat dan perjumpaan dengan Rabb-Nya.

Kebenaran datangnya dari Allah Tabaroka wa Ta’Ala, dan kesalahan datangnya dari syaithon dan saya berlindung kepada-Nya dari godaan syaithon dan bala tentaranya.

Wallohu A’lam bis Showab

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.